Asal-usul Perayaan Halloween yang Diperingati Setiap 31 Oktober, Ini Tradisinya

Berikut asal usul perayaan Halloween lengkap dengan tradisinya. Halloween dapat disebut sebagai Allhalloween, All Hallows' Eve, atau All Saints' Eve. Perayaan Halloween dapat dijumpai di sejumlah negara setiap tanggal 31 Oktober.

Tahun ini, Halloween jatuh pada Selasa, 31 Oktober 2023, hari ini. Asal muasal Halloween berasal dari festival Celtic kuno Samhain, dikutip dari History.com . Bangsa Celtic yang hidup 2.000 tahun yang lalu, sebagian besar di wilayah yang sekarang menjadi Irlandia, Inggris, dan Prancis utara, merayakan tahun baru mereka pada tanggal 1 November.

Hari ini menandai akhir musim panas dan masa panen serta awal musim dingin yang gelap dan dingin, waktu dalam setahun yang sering dikaitkan dengan kematian manusia. Motif Pembunuhan Pemuda di Curup Rejang Lebong, Ternyata Dipicu Saling Geber Gas Motor Kejadian Viral di Manado, Seorang Wanita Terkena Batu, Diduga Dilempar Orang Tak Dikenal

Penyesalan Hasan Busri Tersangka Carok di Bangkalan yang Tewaskan 4 Orang, Ini Pesan ke Keluarganya Ramalan Zodiak Paling Beruntung Besok Kamis 25 Januari 2024: Gemini, Cancer, Leo hingga Pisces Apes Pengusaha Kediri Hendak Kunjungi Ponpes, Uang Rp 350 Juta Melayang, Berawal Aksi 6 Orang Halaman 3

Motor Parkir di Depan Kos Jalan Samudin Aman Palangkaraya Raib Digasak Maling, Diduga Pelaku 4 Orang Shio Hoki Menurut Ramalan Shio Hari Ini Rabu 24 Januari 2024 Shio Kuda Shio Tikus Masuk Daftar Kunci Jawaban PAI Kurikulum Merdeka Kelas 5 SD Halaman 152 153 154, Bab 6: Ayo Berlatih Halaman 4

Bangsa Celtic percaya pada malam sebelum tahun baru, batas antara dunia orang hidup dan dunia mati menjadi kabur. Pada malam tanggal 31 Oktober mereka merayakan Samhain, ketika diyakini bahwa arwah orang yang sudah meninggal kembali ke bumi. Pada tahun 43 M, Kekaisaran Romawi telah menaklukkan sebagian besar wilayah Celtic.

Selama 400 tahun mereka memerintah tanah Celtic, dua festival asal Romawi digabungkan dengan perayaan tradisional Celtic, Samhain. Festival pertama adalah Feralia. Feralia adalah merayakan suatu hari di akhir Oktober ketika masyarakat Romawi secara tradisional memperingati kematian orang mati.

Kedua adalah hari untuk menghormati Pomona, dewi buah dan pohon Romawi. Simbol Pomona adalah apel, dan penggabungan perayaan ini ke dalam Samhain mungkin menjelaskan tradisi menunggu apel yang dipraktikkan saat ini pada Halloween. Mengutip dari Blogs.loc.gov, beberapa tradisi Halloween adalah mengukir labu, trick or treat dan mengenakan kostum menakutkan.

Tradisi mengukir Jack o' Lanterns berasal dari Irlandia dengan menggunakan lobak sebagai pengganti labu. Tradisi ini diduga berdasarkan legenda tentang seorang pria bernama Stingy Jack yang berulang kali menjebak Iblis dan hanya membiarkannya pergi dengan syarat Jack tidak akan pernah masuk Neraka. Tapi ketika Jack meninggal, dia mengetahui bahwa Surga juga tidak menginginkan jiwanya, jadi dia terpaksa mengembara di Bumi sebagai hantu selamanya.

Iblis memberi Jack sebongkah batu bara dalam lobak yang diukir untuk menerangi jalannya. Penduduk setempat akhirnya mulai mengukir wajah wajah menakutkan pada lobak mereka untuk menakuti roh jahat. Untuk menghindari teror oleh semua roh jahat yang berjalan di bumi selama Samhain, bangsa Celtic mengenakan penyamaran agar mereka tidak disangka roh dan dibiarkan sendirian.

Ada banyak perdebatan seputar asal mula trick or treat, namun secara umum ada tiga teori. Teori pertama menyatakan bahwa selama Samhain, orang Celtic akan meninggalkan makanan untuk menenangkan roh yang berkeliling bumi pada malam hari. Seiring berjalannya waktu, orang orang mulai berpakaian seperti hantu ini sebagai imbalan atas persembahan makanan dan minuman serupa.

Teori kedua berspekulasi bahwa anugerah permen berasal dari praktik penyamaran di Skotlandia, yang merupakan versi sekuler dari 'souling'. Selama Abad Pertengahan, umumnya anak anak dan orang dewasa miskin mengumpulkan makanan dan uang dari rumah rumah setempat sebagai imbalan untuk mendoakan orang mati pada Hari Semua Jiwa. Guisers membatalkan doanya demi praktik non religius dengan memasukkan lagu, lelucon, dan 'trik' lainnya.

Teori ketiga berpendapat bahwa trick or treat Amerika modern berasal dari 'belsnickeling'. Belsnickeling adalah sebuah tradisi Natal Jerman Amerika di mana anak anak akan mengenakan kostum dan kemudian memanggil tetangga mereka untuk melihat apakah orang dewasa dapat menebak identitas orang yang menyamar. Dalam salah satu versi praktiknya, anak anak diberi hadiah makanan atau camilan lainnya jika tidak ada yang dapat mengidentifikasi mereka.

Hitam dan Oranye menjadi warna tradisional Halloween. Warna ini berasal dari festival Celtic di Samhain. Bagi bangsa Celtic, warna hitam melambangkan kematian musim panas sedangkan oranye melambangkan musim panen musim gugur.

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *