Google Rilis Fitur Baru untuk Lindungi Pengguna Maps dari Konten Palsu dan Ulasan Berbahaya

Google resmi meluncurkan fitur baru untuk pengguna maps yang berfungsi mencegah penyebaran konten palsu dan ulasan berbahaya. Raksasa teknologi yang berbasis di Amerika Serikat itu mengatakan pihaknya telah memantau pola yang tidak biasa dalam konten kontribusi pengguna, misalnya lonjakan ulasan satu bintang untuk suatu perusahaan, dan mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah penyalahgunaan. “Ini dapat mencakup segala hal mulai dari menghapus konten yang melanggar kebijakan hingga menonaktifkan sementara kontribusi baru,” kata Google dalam sebuah postingan di blog resminya.

Tak hanya itu, Google juga berupaya melindungi tempat dan bangunan menjelang momen momen sensitif misalnya pemilu, di mana perusahaan mengantisipasi peningkatan konten yang tidak terkait dan tidak bermanfaat di Maps. “Kami akan terus berupaya membatasi kemampuan kontributor untuk mengedit nomor telepon, alamat, dan informasi lainnya demi mencegah konten yang menyesatkan,” kata perusahaan ttu. Di sisi lain, Google juga telah menerapkan perlindungan jangka panjang terhadap kontribusi pengguna yang tidak membantu dan merugikan, misalnya ulasan negatif terhadap tempat tempat seperti kantor polisi dan penjara.

Jadwal Live TV Liga 2 Persela vs Deltras FC dan Malut United vs Bekasi Buncit di Klasemen 12 Besar Timnas AMIN dan TPN Kompak Nilai Gibran Tak Beretika di Debat Cawapres, TKN Pasang Badan Rezeki Pep Guardiola, Man City Akan Dapat Diskon Transfer Rp 396 Miliar Striker Disukai Real Madrid

Perumnas Buka Lowongan Kerja untuk SMA Sederajat dan D3 Untuk 2 Posisi Ini Bintang Arsenal Bukayo Saka Kirim Pesan ke Man City, Efek FFP Kian Nyata, Erling Haaland Hengkang Halaman 4 Sosok Argyan, Pembunuh Pacar di Depok Ditangkap, Playboy Pernah Cabuli 2 Gadis, Satu Tewas Dibunuh

Bukan Punya Ilmu Kebal, Pelaku Carok di Madura Ungkap Alasan Tak Terluka Lawan 5 Pendekar : Gak Kena Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 126 127 Semester 2: Pertanyaan Telaah Halaman 3 “Seperangkat kerangka kerja membantu kami mengevaluasi seberapa bermanfaat masukan pengguna untuk jenis tempat ini, dan berdasarkan hasilnya, kami dapat menerapkan beberapa hal, mulai dari membatasi kontribusi hingga memblokir jenis konten tertentu secara keseluruhan,” kata Google.

Meskipun ada pembatasan, pengguna Maps masih dapat mencari informasi penting seperti nomor telepon, alamat, dan situs web untuk mengetahui suatu tempat. Bulan lalu, Google meluncurkan fitur Tampilan Immersive untuk rute sebagai bagian dari pembaruan Maps baru, yang memungkinkan pengguna melihat pratinjau rute mereka saat mengemudi, berjalan kaki, atau bersepeda. Fitur ini tersedia untuk pengguna Maps berbasis Android dan iOS di kota kota tertentu seperti Amsterdam, Barcelona, Dublin, Florence, Las Vegas, London, Los Angeles, Miami, New York, Paris, San Francisco, San Jose, Seattle, Tokyo, dan Venesia.

Selain itu, Google juga menambahkan fitur Lens in Maps yang didukung teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengguna memahami lingkungan sekitarnya secara real time.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *