Kapan Puasa Ayyamul Bidh Bulan Desember 2023 Dimulai? Simak Jadwal, Bacaan Niat dan Keutamaannya

Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu puasa yang disunahkan untuk dilakukan setiap tanggal 13 15 di bulan qomariyah. Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu puasa yang sering dilakukan Rasulullah SAW selama hidupnya. Bila seorang muslim melaksanakan puasa Ayyamul Bidh, maka akan diganjar pahal puasa sepanjang tahun.

Lantas, kapan puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan di bulan Desember 2023 ini? Puasa Ayyamul Bidh di bulan Desember 2023 dilaksanakan mulai tanggal 26 hingga 28 Desember 2023. Berikut jadwal lengkapnya:

Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh: 13 Tahun Berdiri, Desa Taba Jambu Bengkulu Tengah Tak Kunjung Miliki Kantor Desa Kesaksian Pengelola Tol Bengkulu, Detik detik Kecelakaan yang Libatkan Mobnas Pejabat Pemprov

Kapan Puasa Ayyamul Bidh Bulan Desember 2023 Dimulai? Simak Jadwal, Bacaan Niat dan Keutamaannya Jadwal dan Niat Puasa Ayyamul Bidh Desember 2023, Simak Keutamaannya Angin Segar Pembangunan Lanjutan Jalan Tol Bengkulu, Sebut Investasi Jangka Panjang

Puasa Ayyamul Bidh Bulan Desember 2023, Ini Jadwal, Niat, dan Keutamaannya Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 93 94 Kurikulum Merdeka: Membandingkan Isi Teks Halaman all Nawaitu sauma ayyaamal bidh sunnatan lillaahi ta'ala

"Saya berniat melakukan puasa pada hari hari putih, sunah karena Allah ta'ala." Puasa Ayyamul Bidh biasa disebut Puasa Hari hari Putih, karena dilaksanakan ketika bulan tengah bersinar terang, dan nampak lebih putih serta bercahaya. Dikutip dari Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslim oleh Ustaz Muh Syukron Maksum , berikut beberapa keutamaan menjalankan Puasa Ayyamul Bidh, sebagaimana disabdakan Rasulullah:

Terdapat nulai penting dari puasa sunnah tiga hari dalam sebulan, yaitu laksana puasa sepanjang masa. Yang artinya, tanpa kita harus menahan lapar dan dahaga setiap hari, cukup berpuasa setiap tanggal 13, 14 dan 15 saja sudah terwakilkan. Bisa dikatakan, seseorang yang melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh, nilainya sama dengan setiap hari berpuasa sepanjang hidup kita.

Sebagaimana diisrayartkan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis: "Puasa tiga hari setiap bulan, bagaikan puasa selama hidup (sepanjang masa)." . Abu Dzar pernah diberi anjuran oleh Rasulullah SAW, untuk senantiasa melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh, sambil mengingatkan akan pahala yang didapatkan.

Pahala yang akan didapatkan, yaitu seperti puasa terus menerus dalam hidupnya. Umat Islam merupakan umat kesayangan Allah SWT dan juga Rasulullah SAW. Banyak sekali kemurahan Allah SWT untuk kita semua dan banyak pula kasih sayang Rasulullah pada kita berupa petunjuk dan anjuran menuju kebaikan.

Seperti anjuran dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari Muslim dan yang kedua oleh Muslim, Abu Hurairah dan Abu Darda': "Junjunganku Rasulullah SAW berpesan kepadaku akan tiga hal yang jangan sampai ditinggalkan selama hidup, yaitu berpuasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha dua rakaat dan shalat witir dua rakaat sebelum tidur." Kedua orang sahabat Rasulullah tersebut diberi pesan yang berlaku bagi seluruh umat, seakan akan beliau bersabda:

"Umat umatku, laksanakan 3 hal sepanjang hidup kalian setiap harinya, tanpa boleh lupa, yaitu puasa 3 hari dalam sebulan, shalat Dhuha, dan shalat witir sebelum tidur." Selain itu, ada pesan Rasulullah SAW kepada Abu Qatadah bin Milhan ra: "Adalah Rasulullah SAW menyuruh kita berpuasa pada hari hari putih, yaitu tanggal 13. 14 dan 15 setiap bulan." .

Rasulullah SAW tak hanya menganjurkan sahabat dan umatnya untuk berpuasa 3 hari dalam sebulan. Beliau juga menjalankannya sepanjang hidupnya. Inilah salah satu akhlak utama Rasulullah SAW. Seperti cerita Mu'adzah al Adawiyah ra berikut ini, bahwa ia pernah bertanya pada Aisyah ra:

"Apakah Rasulullah berpuasa tiga hari setiap bulannya?" Aisyah ra menjawab: "Tak peduli bulan yang mana saja." (HR. Muslim).

Bukti Rasulullah akan puasa tanggal 13, 14 dan 15 ini adalah Beliau tak pernah meninggalkannya dalam kondisi apapun, baik saat di rumah maupun berpergian. Seperti cerita Ibnu Abbas ra: "Rasulullah SAW tidak pernah berbuka pada hari hari putih, baik beliau sedang di rumah atau dalam perjalanan." .

Ini membuktikan betapa penting dan utamanya Puasa Ayyamul Bidh hingga Rasulullah tak ingin melewatkannya sepanjang hidup. Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *