Menakar Pamor SEA V League yang Dimenangi Timnas Indonesia, Benarkah Tak Masuk Hitungan Ranking?

Timnas Voli Putra Indonesia baru saja meraih prestasi membanggakan dengan menjadi juara turnamen SEA V League 2023. Bahkan, Timnas Indonesia menjadi juara di masing masing putaran SEA V League 2023, yaitu putaran I dan II. Meski tampil menjadi pemenang SEA V League, ternyata ranking Timnas Voli Putra Indonesia tak banyak berubah.

Beredar rumor yang menyebutkan turnamen SEA V League tak masuk hitung hitungan ranking voli dunia. Lantas, benarkah demikian? Bisa dibilang, rumor tersebut tak sepenuhnya salah.

Dikutip dari unggahan Instagram moji.social, setiap turnamen voli yang digelar memang memiliki bobot tersendiri dalam hitungan ranking dunia. Prakiraan Cuaca Kamis 25 Januari 2023 Sebagian Wilayah Tangerang dan Banten Berawan Daftar Harga BBM Terbaru, Kamis 25 Januari 2024 di Seluruh SPBU di Indonesia: Pertamax Turun

Apakah Indonesia Lolos 16 Besar Piala Asia Qatar ? Cek Klasemen AFC Asian Cup 3rd Place Table Baru Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Kamis 25 Januari 2024: Waspada Hujan Lebat Disertai Angin di Provinsi SHIO Ini Banjir Cuan, Kantongi Gaji dan Bonus Gede Menurut Ramalan Shio Kamis 25 Januari 2024 Halaman 3

Baik Buruknya Hari 25 Januari 2024 Menurut Kalender Bali, Baik untuk Mulai Berdagang, Murah Rezeki Lirik Sholawat Al Hijrotu Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan Surya.co.id Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 93 94 Kurikulum Merdeka: Membandingkan Isi Teks Halaman all

Sayangnya, turnamen SEA V League tak memiliki bobot yang signifikan untuk bisa menaikkan ranking Timnas Indonesia. Pasalnya turnamen tersebut merupakan tingkat Asia Tenggara saja atau ASEAN. Sedangkan level minimal agar sebuah turnamen masuk hitungan ranking adalah tingkat antarkonfederasi, dalam hal ini Asia.

Untuk itu, kemenangan timnas saat berlaga di SEA V League lalu tak berpengaruh pada ranking Rivan Nurmulki dan kolega. Itulah juga mengapa Thailand tak menurunkan tim terbaiknya untuk tampil di SEA V League putaran kedua. Thailand menempatkan para pemain terbaiknya untuk mengikuti ajang FIVB Challenger Cup yang jauh lebih bergengsi.

Memang, hasilnya tak terlalu menyenangkan bagi Anurak Phanram cs. Mereka gagal menjadi pemenang FIVB Challenger Cup yang bisa menjadi tiket untuk tampil di VNL atau Volleyball Nations League. Di luar itu, ada beberapa turnamen lain yang memiliki bobot cukup besar untuk menaikkan ranking sebuah tim nasional.

Turnamen yang menyajikan bobot terbesar adalah Olimpiade. Event yang digelar empat tahun sekali itu jelas memiliki prestis paling besar di antara turnamen voli dunia. Tim tim terbaik dari seluruh penjuru dunia berlomba untuk bisa tampil di Olimpiade.

Turnamen Olimpiade sendiri memiliki bobot pertandingan sebesar 50. Setelah itu, ada Kejuaraan Dunia Voli yang juga memiliki bobot pertandingan cukup besar. Kejuaraan Dunia Voli memiliki bobot pertandingan 45.

Berikut ini turnamen yang memiliki bobot untuk menghitung ranking voli dunia sebuah Timnas Voli Indonesia. 1. Olimpiade |Dunia| |50| 2. Kejuaraan Dunia |FIVB| |45|

3. Volleyball Nations League |FIVB| |40| 4. Kualifikasi Piala Dunia/Olimpiade |FIVB| |35| 5. Asian Volleyball Championship |Konfederasi| |35|

6. Volleyball Challenger Cup |FIVB| |20| 7. Kualifikasi Asian Volleyball Championship |Konfederasi| |17,5| 8. Turnamen Asia Lainnya |Konfederasi| |10|

*urutan: nomor, nama turnamen, penyelenggara, bobot pertandingan Setelah ikut serta pada sektor putra, Timnas Voli Indonesia akan kembali mengikuti SEA V League sektor putri. Turnamen tersebut akan digelar pada 4 6 Agustus 2023 mendatang di Hanoi, Vietnam.

Timnas Indonesia akan membawa para pemain terbaiknya untuk tampil di turnamen ini. Hingga kini, masih ada 16 pemain yang masuk skuad Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA V League 2023. 1. Wilda Siti Nur Fadilah Jawa Barat (Middle blocker)

2. Agustina Wulandhari Jawa Barat (Middle blocker) 3. Myrasuci Indriani Jawa Barat (Middle blocker) 4. Tyara Ariance Ratna Sanger Jawa Barat (Setter)

5. Ratri Wulandari Jawa Barat (Opposite) 6. Salsabila Dara Putri Jawa Barat (Outside hitter) 7. Aulia Suci Nufadila Jawa Barat (Outside hitter)

8. Dya Hawa Nur Fitria DIY (Libero) 9. Alya Anastasia Jawa Barat (Opposite) 10. Shella Bernadetha Jawa Barat (Middle blocker)

11. Hanny Budiarti DKI Jaya (Opposite) 12. Dita Azizah DKI Jaya (Libero) 13. Nandita Ayu Salsabila DKI Jaya (Outside hitter)

14. Azzahra Dwi Febyana DKI Jaya (Outside hitter) 15. Arneta Putri Amelian Jawa Timur (Setter) 16. Mediol Stiovany Yoku Jawa Timur (Outside hitter)

Pelatih : Eko Waluyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *