Bapanas Pastikan Masyarakat Terima Bantuan Beras Sebanyak 10 Kg, Segera Lapor Jika Tak Sesuai

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menegaskan, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima beras sebanyak 10 kg di tiap bulannya saat program bantuan beras pangan beras bergulir. Ia mengatakan, tidak ada toleransi apabila terjadi ketidaksesuaian kuantitas beras yang diterima masyarakat. Apabila masyarakat menemukan ketidaksesuaian, Arief minta hal itu segera diinformasikan ke Bulog terdekat atau jalur pemerintah lainnya.

"Kami tidak mentolerir adanya penyimpangan. Satgas Pangan Polri juga siap menangani apabila benar terjadi penyimpangan,” kata Arief dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (5/12/2023). Adapun saat ini bantuan beras tahap kedua masih berprogres dengan target sebanyak 21.237.377 KPM dan alokasi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) total sebanyak 853.851 ton. Setelah bantuan tahap kedua usai, akan dilanjutkan lagi pada Desember ini, lalu Presiden Jokowi menyampaikan bahwa akan digulirkan lagi pada Januari Maret 2024.

Hasil Survei Elektabilitas Capres Cawapres 2024 Terbaru: Prabowo Gibran Unggul, Anies dan Ganjar? Hasil Survei Capres 2024 Terbaru, Elektabilitas Paslon Berdasarkan 4 Lembaga Survei Tajikistan Lolos ke Babak 16 Besar Piala Asia 2024, Indonesia Semakin Dekat

Survei Capres 2024 Terbaru Elektabilitas Tertinggi di Jawa Tengah dan Jawa Timur SHIO Ini Banjir Cuan, Kantongi Gaji dan Bonus Gede Menurut Ramalan Shio Kamis 25 Januari 2024 Halaman 3 Survei Terbaru Elektabilitas Capres Cawapres 2024, Mungkinkah Satu Putaran?

Sekjen PDIP Desak Prabowo Ralat Ucapan Soal Alutsista Bekas Era Bung Karno Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 93 94 Kurikulum Merdeka: Membandingkan Isi Teks Halaman all Hal tersebut dirasakan oleh salah satu warga bernama Toni Ramdani (43) warga Cihuni, Desa Cihuni, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Ia menuturkan, bantuan beras yang diterimanya tidak sesuai dengan timbangan, bahkan berkurang 1 sampai 3 kilogram. Ia kemudian melakukan timbang ulang beras bantuan tersebut milik ibunya, saat dicek ternyata kondisi tersebut juga sama. Beras bantuan untuk ibundanya itu malah kurang 3 kg dari total 10 kg.

"Akhirnya saya datang ke Kantor Desa melaporkan, pihak desa juga kemudian mengumpulkan warga yang merasa timbangan berasnya kurang," ungkapnya. Setelah dikumpulkan, ucap Toni, pihak desa menemukan 6 karung beras milik warga dengan timbangan kurang dari 10 kg. Hal serupa salah satunya dialami oleh Utami, warga Desa Cihuni. Beras bantuan miliknya juga tidak sesuai dengan timbangan.

"Saya cek d warung, ternyata kurang dua kilo dari 10 kg tidak sesuai dengan tulisan yang tertera di dalam karung," ungkapnya. Merespon hal tersebut, Bupati Rudy Gunawan mengatakan agar temuan tersebut untuk segera dilaporkan. Ia menuturkan bantuan pangan berupa beras 10 kg bukan program pemerintah daerah, tapi program pemerintah pusat.

"Proses saja, nanti itu dikembalikan lagi ke Bulog, karena itu adalah program pemerintah pusat, jadi yang 10 kg itu dari pusat," ungkapnya.