Pengamat Komentari Hasil Temuan Tim Peneliti KNKT Soal eSAF, Pemeriksaan 6 Bulanan Bisa Jadi Solusi

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berhasil menemukan adanya karat pada bagian dalam rangka eSAF yang tidak terlapisi coating. Selain itu, lubang pembuangan bawah juga berpotensi tertutup kotoran, sehingga membuat air tersumbat dan berpotensi menyebabkan udara lembab di sekitar rangka dan dapat bersifat korosif. Pengamat Otomotif Bebin Djuana, menilai temuan Kemenhub dan KNKT pada penelitian rangka eSAF menandakan adanya kesalahan proses.

Bebin juga menyarankan untuk melakukan pemeriksaan rutin enam bulanan untuk menghindari potensi adanya karat. "Untuk motor yang di tangan konsumen, baiknya di periksa setiap 6 bulan misalnya, untuk menjaga potensi karat karat dan patah. Memang berat, tapi jika terkesan ditutupi lebih berat konsekuensinya," imbuhnya. Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 5 SD Halaman 185 Subtema 3 Pembelajaran 6 Buku Tematik

Pengamat Komentari Hasil Temuan Tim Peneliti KNKT Soal eSAF, Pemeriksaan 6 Bulanan Bisa Jadi Solusi Komentar Pengamat Hasil Temuan Tim KNKT di Rangka eSAF, Periksa 6 Bulan Sekali Jadi Solusi Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 6 SD Halaman 148 Subtema 3 Pembelajaran 5 Buku Tematik

Pengakuan Ketua KNKT Soal Hasil Penelitian Rangka eSAF Honda yang Sempat Viral di Medsos Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 93 94 Kurikulum Merdeka: Membandingkan Isi Teks Halaman all Bebin juga melihat bahwa produsen harusnya mulai mempertimbangkan untuk membuat penyempurnaan desain dari yang sudah ada.

"Seharusnya menjadi pertimbangan dalam desain masa depan," terangnya.