Peragaan Busana Hanbok ‘Hanbok Wave’ Untuk Peringatan 50 Tahun Diplomasi Indonesia-Korea

Gelaran peragaan busana Hanbok yang spektakuler bertajuk 'Hanbok Wave' telah diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Indonesia bersama dengan Yayasan Kerajinan dan Desain Korea Selatan (YKDK). Acara ini merupakan bagian dari peringatan 50 tahun hubungan diplomasi antara Indonesia dan Korea. Peragaan busana yang mengusung tema 'Masa Depan Kuno' ini berlangsung di K Brand Pusat Promosi Luar Negeri (KOREA 360), yang terletak di Lotte Avenue Jakarta.

Presiden YKDK, JANG Dong kwang, mengatakan, "Kami sangat bahagia dapat melangsungkan Peragaan Busana Hanbok di Jakarta, pusatnya Korean Wave, dalam rangka memperingati 50 tahun hubungan diplomasi Indonesia Korea. Kami akan terus memimpin dalam memperkenalkan Hanbok sebagai lambang Korean Wave ke seluruh dunia demi perluasan promosi budaya Korean Wave." Sebagai bagian dari proyek 'Hanbok Wave,' YKDK diakui JANG Dong kwang memiliki rencana untuk memperkenalkan desain Hanbok baru untuk pertama kalinya melalui papan pajangan elektronik di Times Square, New York, AS, pada bulan Desember 2023. "Peragaan busana Hanbok 'Hanbok Wave' juga telah berhasil digelar di London, Inggris, dan Milan, Italia, dan meraih tanggapan positif di Jakarta, Indonesia. Semua mata akan tertuju pada destinasi di mana peragaan busana Hanbok akan diselenggarakan tahun depan," jelas JANG Dong kwangusai pergelaran di Lotte Avenue Jakarta, Jumat (8/9/2023).

Dalam peragaan ini, hadirin yang menyaksikan diajak untuk menyusuri 600 tahun sejarah transformasi Hanbok, mulai dari akhir Dinasti Koryo hingga masa Dinasti Chosun, serta masa modern dan saat ini. Acara ini berhasil menarik perhatian dan mendapat sambutan hangat dari pengunjung setempat. Peragaan dimulai dengan penampilan busana Hanbok dari akhir Dinasti Koryo hingga Dinasti Chosun dan zaman modern secara berurutan. TEGAS! Mahfud MD Balas Pernyataan Alvin Lim Soal Isu Ferdy Sambo Tak Tidur di Lapas

Alvin Lim Tuding Ferdy Sambo Tak Pernah Tidur di Penjara, Kalapas IIA Salemba: Itu Jelas Tidak Benar Hasil Survei Capres 2024 Terbaru Hari Ini, Elektabiilitas Capres Terkuat Versi 3 Lembaga Survei TERUNGKAP Kenapa Ferdy Sambo dan Alvin Lim Tidak Bertemu di Lapas Salemba, Ini Penjelasan Yasonna

Pengacara Alvin Lim Ungkap Ferdy Sambo tak Ditahan di Lapas, Tidur di Ruang Ber AC Sekjen PDIP Desak Prabowo Ralat Ucapan Soal Alutsista Bekas Era Bung Karno Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 93 94 Kurikulum Merdeka: Membandingkan Isi Teks Halaman 3

Penonton diajak untuk memahami perubahan bentuk busana wanita dari masa ke masa, termasuk transformasi Jogori (kemeja) dari zaman Dinasti Chosun hingga zaman modern, serta pakaian pernikahan dan pakaian sehari hari dari akhir Dinasti Joseon. Sebanyak 10 koleksi Hanbok tradisional yang memukau dihadirkan di atas panggung, mengundang kekaguman dari para penonton. Selanjutnya, peragaan memperkenalkan Hanbok Modern dengan sentuhan sensibilitas modern, yang merupakan tafsiran ulang berdasarkan tradisi. Proyek 'Hanbok Wave' yang diselenggarakan oleh YKDK menyajikan 12 koleksi busana Hanbok yang dirancang dan dikembangkan oleh Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) Korea.

Peragaan busana ini sukses memamerkan berbagai gaya Hanbok mulai dari yang sederhana hingga mewah. Tidak kurang dari 9 perusahaan Hanbok ikut berpartisipasi dalam acara ini, antara lain: Giroe, Live Damyeon, Lisle, Morinori, Chai Kim, Hapli, Hanbok Studio Hyeon, Hyemi by Saimdang, dan Hyeyum Hanbok. Proyek 'Hanbok Wave' adalah kerjasama antara YKDK dan seniman Korean Wave dalam rangka pengembangan desain UMKM bidang Hanbok. Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.