Analis Ungkap Rupiah Pekan Depan Berpotensi Melemah ke Level Rp15.300 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin besok (21/8/2023) berpotensi mengalami pelemahan dan mengarah ke level Rp15.300 per dolar AS. Sebelumnya pada Jumat (18/8/2023) sore, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp15.290 Angka tersebut melemah 8 poin dibandingkan penutupan sebelumnya senilai Rp15.282.

Sebagai informasi, pada pergerakan di pekan kemarin, rupiah terhadap dolar AS sempat menembus kurs Rp15.300. "Sementara potensi support (penguatan) di sekitar Rp15.250," sambungnya. MIRIS, Traffic Light di Wagom Fakfak Rusak dan Tak Berfungsi Sejak Lama

Prakiraan Cuaca Kamis 25 Januari 2023 Sebagian Wilayah Tangerang dan Banten Berawan Analis Ungkap Rupiah Pekan Depan Berpotensi Melemah ke Level Rp15.300 per Dolar AS Aplikasi Shopee Platform Digital Banyak Fitur Memberikan Kemudahan dan Kenyamanan Berbelanja Online!

SHIO Ini Banjir Cuan, Kantongi Gaji dan Bonus Gede Menurut Ramalan Shio Kamis 25 Januari 2024 Halaman 3 Cegah Lakalantas dan Tindakan Kriminal, Dishub Samarinda Usulkan 1.022 Lampu Jalan Rupiah Pekan Depan Berpotensi Melemah Tembus ke Level Rp15.300 per Dolar AS

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 93 94 Kurikulum Merdeka: Membandingkan Isi Teks Halaman all Ia juga menjelaskan, pelemaham nilai tukar mata uang Garuda pada akhir pekan kemarin terdampak rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang kian membaik. Dengan demikian, ada kecenderungan Bank Sentral AS alias The Fed, akan menahan ekspektasi suku bunganya.

"Faktor yang memberikan tekanan ke rupiah yaitu data ekonomi AS yang membaik, semalam data aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia untuk bulan Juli menunjukan pertumbuhan dibandingkan sebelumnya yang berkontraksi," papar Ariston. "Ini membuka peluang the Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama sehingga bisa memicu penguatan dollar AS," lanjutnya. Tak hanya itu, Ariston melanjutkan, isu pelambatan ekonomi China juga berdampak negatif ke perekonomian global termasuk Indonesia.

Dengan demikian, tren pelemahan nilai tukar mata uang Garuda berpotensi akan terus berlanjut hingga pekan depan. Bahkan bisa saja rupiah mampu perkasa ke arah level Rp15.320 per dolar AS.